Beli tiket sekarang

AirAsia Pesan Mesin Pesawat Senilai US$8.6 Miliar dari CFM

LE BOURGET, Prancis, 19 Juni 2013

AirAsia memesan mesin pesawat senilai US$8,6 Miliar dari CFM untuk memperkuat armada Airbus A320 terbaru.

Mesin yang akan dikirim oleh CFM adalah LEAP-1A terbaru untuk 64 unit pesawat Airbus A320 NEO dan mesin CFM56-5B untuk 36 unit Airbus A320 CEO. Adapun pesawat-pesawat itu telah dipesan AirAsia dari Airbus pada Desember tahun lalu.

Nilai kontrak dengan CFM tersebut juga termasuk pemesanan 5 unit mesin cadangan jenis CFM-56B dan 9 unit mesin cadangan 9 LEAP-1A, serta perjanjian 20 tahun Rate per Flight Hour (RPFH) dimana CFM akan menjamin biaya pemeliharaan dengan dasar satu dolar per-jam penerbangan mesin.

“Kami sangat senang dapat menambah pemesanan mesin LEAP dan CFM56,” ungkap Dato’ Kamarudin Meranun, Deputy CEO dari Grup AirAsia.

Kamarudin mengatakan CFM telah mendukung AirAsia untuk terus berkembang dalam 1 dekade terakhir. “Kami senang bekerja sama dengan CFM untuk lebih memperkuat perencanaan ekspansi AirAsia,” jelasnya.

Pada Paris Air Show 2011, AirAsia juga mengumumkan pemesanan mesin pesawat LEAP-1A untuk 200 unit pesawat Airbus A320, dimana jumlah itu adalah yang terbesar dalam sejarah pemesanan mesin pesawat.

“Kami sangat menghargai kepercayaan AirAsia terhadap CFM,” ujar Kevin McAllister, Wakil Presiden bagian Penjualan dari perusahaan induk CFM GE Aviation.

Kevin mengatakan CFM berharap dapat terus bekerja sama dengan AirAsia di masa yang akan datang, dan pihaknya akan membuktikan bahwa AirAsia telah membuat keputusan yang tepat dengan memilih CFM sebagai rekanan. Presiden dan CEO CFM Jean-Paul Ebanga mengatakan kontrak terbaru dari AirAsia ini merupakan perkembangan hebat dari sebuah hubungan yang erat.

“Filosofi CFM untuk terus berinvestasi dalam pengembangan produk akan menuai keuntungan jangka panjang yang nyata bagi AirAsia baik di mesin CFM56-5B ataupun mesin LEAP yang baru.”

AirAsia adalah pelopor dari perjalanan hemat di Asia dan maskapai penerbangan berbiaya hemat terbaik di dunia selama 5 tahun berturut-turut versi Skytrax, dan telah menjadi pelanggan CFM lebih dari 1 dekade.

AirAsia merupakan operator terbesar armada Airbus A320 di kawasan Asia Pasifik dengan mengoperasikan lebih dari 120 unit Airbus A320 yang diperkuat dengan CFM56-5B, dan terdapat 91 unit A320 yang akan dikirimkan dari Airbus.

AirAsia mulai beroperasi di tahun 2001 dan terus bertumbuh secara stabil. Kini AirAsia Group melayani beragam destinasi yang tersebar di 20 negara.

Mesin LEAP adalah produk dari CFM International (CFM), sebuah perusahaan patungan dengan saham 50%-50% antara Snecma (Safran) dan GE yang merupakan perusahaan pemasok mesin pesawat komersial terkemuka di dunia.