Tony Fernandes recognised for his contribution to the growth of Asean and U.S.-ASEAN relationship

SAN FRANCISCO, 19 FEBRUARY 2016

Tony Fernandes recognised for his contribution to the growth of Asean and U.S.-ASEAN relationship

Tony Fernandes, Co-Founder dan Group CEO AirAsia mendapatkan Penghargaan Pilar Keempat dari U.S.-ASEAN Business Council atas kontribusinya yang luar biasa terhadap pertumbuhan ASEAN dan juga terhadap hubungan antara Amerika Serikat dan ASEAN.

Penghargaan ini diserahkan oleh Keith Williams, Presiden & CEO UL LLC dan Ketua U.S.-ASEAN Business Council kepada Tony Fernandes, menjadikannya penerima penghargaan kedua setelah Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Resepsi makan malam Konferensi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016 diadakan di San Fransisco dan dihadiri olehbusiness leaders dan juga pejabat pemerintahan dari seluruh negara anggota ASEAN and juga Amerika Serikat.

Piagam ASEAN merangkul komunitas melalui tiga pilar: politik-keamanan, ekonomi dan sosial-budaya. Penghargaan Pilar Keempat diberikan kepada tokoh atau organisasi yang mewakili “pilar keempat,” yaitu seseorang yang telah secara luar biasa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ASEAN dan juga meningkatkan hubungan Amerika Serikat dan ASEAN menjadi lebih baik lagi, dan secara efektif memperkuat pondasi ASEAN melalui keterlibatannya.

Tony Fernandes, yang juga anggota ASEAN Business Club Advisory Council mengatakan,”Tema dari konferensi kali ini – Rahasia Terdalam Asia: Masyarakat Ekonomi ASEAN, telah mencakup semuanya. ASEAN adalah sebuah mimpi dan jika kita menempatkan masyarakat ASEAN sebagai prioritas, siapa yang tahu apa yang bisa kita capai. Ketika kita mengkombinasikan kesepuluh negara anggota ke dalam satu pasar dan satu lokasi produksikita dapat memanfaatkan sebuah komunitas dengan jumlah anggota lebih dari 600 juta orang. Potensi yang dimiliki kawasan ini luar biasa, dan sebagai sebuah merek yang betul-betul berasal dari ASEANkami akan terus mengupayakan terciptanya integrasi ASEAN, terutama tapi tidak terbatas untuk industri penerbangan, perjalanan dan pariwisata.”

“Saya yakin ini adalah waktunya bagi ASEAN untuk mengambil langkah yang berani menuju keseragaman dan standarisasi. Adalah sebuah kebutuhan mendesak bagi pemerintah ASEAN untuk memastikan adanya kesatuan standar di ASEAN. Proses yang dijalani saat ini yang bergantung kepada pemufakatan yang membutuhkan persetujuan dari seluruh 10 negara anggota, harus dikaji ulang sehingga inisiatif-inisiatif penting dapat dijalankan.”

“Adalah penghargaan yang luar biasa bagi kami bisa mendapat penghargaan dari U.S.-ASEAN Business Council atas apa yang telah kita lakukan sebagai sebuah merek ASEAN, akan tetapi masih banyak yang harus dilakukan. Harapan kami, seluruh pemerintah negara anggota dapat jalan bersama, karena harmonisasi memberikan ruang guna melakukan efisiensi sumber daya yang digunakan dan guna mencapai skala ekonomis yang lebih baikberkontribusi terhadap berkurangnya biaya yang dikeluarkan dan melaju ke arah pertumbuhan kawasan dengan lebih cepat lagi,” ujar Fernandes.

Grup AirAsia, yang dipimpin oleh Tony Fernandes dan partner Datuk Kamarudin Meranun telah berkembang menjadi pembangkit energi ASEAN yang beroperasi dengan menghubungkan seluruh negara anggota ASEAN, selain memberikan jaringan rute yang terluas di Asia, Australasia dan lebih jauh lagi melalui operasi rute jarak jauhnya.

U.S.-ASEAN Business Council, didirikan tahun 1984, adalah organisasi advokasi pertama untuk korporasi di Amerika Serikat yang beroperasi di Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Dewan ini bekerja untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerjasama di bidang ekonomi antara ASEAN dan Amerika Serikat kepada seluruh pemangku kebijakan dan business leaders di ASEAN dan Amerika Serikat.

Dewan ini bekerja di seluruh negara anggota ASEAN mewakili 152 korporasi utama Amerika Serikat.